Kebutuhan energi yang diperlukan bagi atlet balap sepeda pria dengan berat tubuh 70 kg yang mengikuti Tour de France adalah sebesar 5869 kkal dan atlet sepakbola pria dengan berat 75
kg disebutkan membutuhkan energi sebesar 3417 kkal*.
Tidak berbeda dengan jenis bahan pangan yang dikonsumsi oleh populasi umum, namun atlet dengan aktivitas fisik latihan rutin dan dalam berkompetisi akan memiliki kebutuhan rata-rata
yang lebih besar terutama kebutuhan karbohdratnya.
Sehingga untuk menjaga keseimbangan energi & juga untuk meningkatkan kesiapan tubuh dalam beraktivitas fisik agar semua skill atau juga gerakan-gerakan dalam olahraga dapat
dilakukan dengan sempurna dan terjadinya cedera dan penurunan performa dapat dihindari, maka strategi dalam mengkonsumsi nutrisi yang baik juga merupakan salah satu faktor yang
menunjang peningkatan prestasi seorang atlet.
Sudah semenjak tahun 1920 (Krogh & Lindhart) hubungan antara karbohidrat & perfoma olahraga dipelajari. Dari protein yang awalnya dianggap sebagai penentu performa olahraga dan
sejak awal abad 20, karbohidrat dinyatakan merupakan nutrisi yang penting dalam penyediaan energi tubuh. Konsensus yang dikeluarkan oleh IOC menyebutkan bahwa atlet direkomendasikan
untuk memenuhi kebutuhan energi melalui konsumsi karbohidrat sebanyak 5-14 gr karbohidrat /kg berat per-harinya dimana nilai ini akan bergantung terhadap jenis olahraga & juga
intensitas dari latihan yang sedang di jalankan.
Berikut kami berikan berbagai variasi bahan pangan yang memiliki kandungan karbohidrat tinggi & protein yang dapat dipilih oleh seorang atlet sesuai dengan selera setiap individu. |