|| Polton Sports Science & Performance Lab ||
   
   
 
Contact Us
English Bahasa
 
 
 
 
Fluid Intake Guideline

Saat latihan/pertandingan olahraga, seorang atlet perlu untuk secara rutin mengkonsumsi cairan agar performanya dapat dijaga. Atlet juga hendaknya menentukan secara mandiri jenis cairan sesuai dengan kegemaranya serta kebutuhan konsumsi sesuai intensitas latihannya.

Namun sebagai pedoman untuk menjaga ketersediaan cairan di dalam tubuh, NATA (National Athletic Trainer’s Association) memberikan rekomendasinya bagi atlet untuk:

Sebelum Latihan/Pertandingan
Konsumsi 500-600 ml air putih atau air putih yang telah ditambahkan karbohidrat pada interval 2-3 jam sebelum latihan/pertandingan. Lanjutkan juga konsumsi pada 10-20 menit sebelum latihan sebanyak 200-300 ml
   
Saat Latihan/Pertandingan
Konsumsi air putih atau air putih yang ditambahkan karbohidrat untuk membantu mempertahankan laju produksi energi, dengan volume konsumsi 200-300 ml tiap 10-20 menit atau 500-1000 ml tiap jamnya
   
Setelah Latihan/Pertandingan
Gantikan berkurangnya 0.5 kg berat badan dengan 500 ml air putih atau air putih yang ditambahkan karbohidrat untuk membantu mempercepat resintesis glikogen otot.

Ref :Journal of Athletic Training. 35(2):212–224. 2000

 
Karbohidrat
Karbohidrat & Olahraga
Glikogen
Recovery

Cairan
Dehidrasi
Gejala Dehidrasi
Rehidrasi
Fluid Intake Guideline

Lemak & Protein

Mineral

Vitamin


Konsumsi Saat Olahraga
 
Jenis Pertandingan
Ideal Konsumsi
Kebutuhan Cairan & Karbohidrat
Pertandingan
<30 menit

- Sprint
- Lompat Jauh
- Lempar
- Gimnastik
- Konsumsi rutin antar sesi pertandingan.
Tidak dibutuhkan saat pertandingan namun dibutuhkan sesi antar pertandingan dalam kompetisi.
Pertandingan
<60 menit

- Lari 10 km
- Dayung
- Track Cycling

- Konsumsi rutin antar sesi pertandingan.
- Pelari direkomendasikan untuk
  mengkonsumsi   cairan sekurangnya tiap   5 km

Cairan & Karbohidrat dibutuhkan pada saat sebelum, saat bertanding & setelah selesainya pertandingan.

Pertandingan
Endurans
-Marathon
-Triathlon
-Tenis Lapangan (5 set)
-Bersepeda jarak jauh

- Atlet maraton konsumsi cairan tiap 5 km
- Atlet triathlon konsumsi tiap 10 km
  saat bersepeda dan tiap 2-4 km saat lari
- Atlet tenis konsumsi saat istirahat dan
  fokus konsumsi saat memasuki set ke-4

Cairan dan karbohidrat direkomendasikan untuk dikonsumsi pada event ini.

Jumlah yang dibutuhkan bergantung terhadap kondisi lingkungan, intensitas pertandingan & konsentrasi awal dari simpanan glikogen.

Konsumsi natrium juga direkomendasikan.

Ultraendurance

- Ironman
- Road Cycling

- Konsumsi setiap memiliki kesempatan.
- Ideal konsumsi adalah tiap 10 menit.

Olahraga
Beregu

- Hoki
- Sepakbola
- Bolabasket
- Bola voli

- Konsumsi cairan setiap memiliki
  kesempatan.
- Ideal konsumsi adalah tiap 10-15 menit.
- Manfaatkan waktu istirahat untuk dengan
  optimal untuk mengkonsumsi cairan

 
Pada saat berolahraga,

Konsumsi :

1.    Konsumsi cairan secara rutin & setiap memiliki kesempatan. Jangan menunggu rasa haus timbul.
2.    Jika memungkinkan konsumsi cairan dengan volume yang seimbang dengan laju keluarnya keringat
       atau jaga agar dehidrasi tidak melebihi 2%.
3.    Konsumsi cairan dingin dapat membantu mempercepat penyerapan cairan
4.    Saat olahraga > 45 menit, konsumsi 30-60 gram karbohidrat untuk menjaga produksi energi & menghambat kelelahan.
       Pilihlah jenis karbohidrat yang secara cepat dapat menjaga level glukosa darah.
5.    Kebutuhan karbohidrat juga dapat dipenuhi dengan cara menambahan 25-100 gram karbohidrat ke dalam 625-1.250 ml air putih.
6.    Perhatikan konsumsi natrium terutama saat latihan dengan durasi waktu > 2 jam.

Hindari :

1.    Minuman yang mengandung karbohidrat pekat dengan konsentrasi >8% (gr/ml).
2.    Jus buah pekat, minuman bersoda dan karbohidrat dalam bentuk gel.
3.    Minuman yang mengandung kafein, alkohol & karbonasi karena memberbesar resiko dehidrasi.
4.    Konsumsi gliserol, protein,lemak & asam amino tdk menambah manfaat.
5.    Konsumsi garam tablet.

Ref :
1.Journal of Sport Science, 22, 2004.
2.Medicine & Science in Sports & Exercise, 2007.
3.Australian Journal of Nutrition Diet, 53, 1996.

 
 
 
 
 
|| Polton Sports Science & Performance Lab ||
 
   
Copyright © 2007 PsspLabs. All rights reserved.
40141.022.Indonesia