
Beberapa hal yang menyebabkan seorang atlet mengalami dehidrasi antara lain adalah kurangnya konsumsi cairan dalam keseharian, terbatasnya kesempatan untuk mengkonsumsi cairan selama pertandingan/latihan berlangsung serta tidak mengkonsumsi cairan dengan volume yang sesuai dengan keluarnya keringat setelah pertandingan/latihan olahraga.
Untuk menjaga ketersediaan & menjaga keseimbangan cairan tubuh saat latihan/pertandingan olahraga, atlet maupun pecinta olaharaga hendaknya tidak mengunakan rasa haus sebagai indikator untuk mengkonsumsi cairan. Hal ini disebabkan karena ketika rasa haus timbul, tubuh sebenarnya sudah berada pada keadaan dehidrasi ringan (2-3% berkurangnya cairan tubuh) dan sudah mengalami penurunan performa hingga 10%.
Selain dari rasa haus, terjadinya dehidrasi juga dapat dirasakan melalui gejala-gejala ringan lainnya seperti mulut terasa kering, kepala pening & pusing, tubuh merasa letih dan terjadinya kram otot. Sedangkan gejala lain yang menandakan kekurangan cairan yang cukup besar di dalam tubuh (- 4 L) adalah terjadinya peningkatan suhu tubuh.
|