Glikogen merupakan simpanan karbohidrat dalam bentuk glukosa di dalam tubuh yang berfungsi sebagai salah satu sumber energi. Terbentuk dari mokekul glukosa yang saling mengikat dan membentuk molekul yang lebih kompleks, simpanan glikogen memilik fungsi sebagai sumber energi tidak hanya bagi kerja otot namun juga merupakan sumber energi bagi sistem pusat syaraf dan otak.

Di dalam tubuh, jaringan otot dan hati merupakan dua kompartemen utama yang digunakan oleh tubuh untuk menyimpan glikogen. Pada jaringan otot,glikogen akan memberikan kontribusi sekitar 1% dari total massa otot sedangkan di dalam hati glikogen akan memberikan kontribusi sekitar 8-10% dari total massa hati. Walaupun memiliki persentase yang lebih kecil namun secara total jaringan otot memiliki jumlah glikogen 2 kali lebih besar di bandingkan dengan glikogen hati.
Pada jaringan otot, glukosa yang tersimpan dalam bentuk glikogen dapat digunakan secara langsung oleh otot tersebut untuk menghasilkan energi. Begitu juga dengan hati yang dapat mengeluarkan glukosa apabila dibutuhkan untuk memproduksi energi di dalam tubuh. Selain itu glikogen hati juga mempunyai peranan yang penting dalam menjaga kesehatan tubuh yaitu berfungsi untuk menjaga level glukosa darah.
Sebagai sumber energi simpanan glikogen yang terdapat di dalam tubuh secara langsung akan mempengaruhi kapasitas/ performa seorang atlet saat menjalani program latihan ataupun juga saat pertandingan. Secara garis besar hubungan antara konsumsi karbohidrat, simpanan glikogen dan performa olahraga dapat di simpulkan sebagai berikut:
| • |
Konsumsi karbohidrat yang tinggi akan meningkatkan simpanan glikogen tubuh. |
| |
|
| • |
Semakin tinggi simpanan glikogen maka kemampuan tubuh untuk melakukan |
| |
aktivitas fisik juga akan semakin meningkat |
| |
|
| • |
Level simpanan glikogen tubuh yang rendah menurunkan/membatasi kemampuan |
| |
atlet untuk mempertahankan intensitas dan waktu latihannya. |
| |
|
| • |
Level simpanan glikogen tubuh yang rendah menyebabkan atlet menjadi cepat lelah |
| |
jika dibandingkan dengan seorang atlet dengan simpanan glikogen tinggi. |
| |
|
| • |
Konsumsi karbohidrat setelah latihan/pertandingan akan mempercepat |
| |
penyimpanan glikogen yang kemudian juga akan mempercepat proses pemulihan |
| |
(recovery) seorang atlet |
|