|| Polton Sports Science & Performance Lab ||
   
   
 
Contact Us
English Bahasa
 
 
 
 
Karbohidrat & Olahraga

Saat berolahraga, simpanan karbohidrat tubuh merupakan simpanan yang paling penting bagi penyediaan energi di dalam tubuh. Berdasarkan dari intensitas olahraga, sumber energi tubuh akan diperoleh melalui oksidasi karbohidrat & lemak serta hanya sedikit (± 5%) dari pemecahan protein. Pada olahraga intensitas rendah seperti jogging atau jalan kaki, oksidasi (pembakaran) lemak akan memberikan kontribusi yang lebih besar dibandingkan dengan oksidasi karbohidrat, namun saat intensitas olahraga berada pada level moderat-tinggi seperti pada umumnya dalam latihan/pertandingan olahraga, oksidasi lemak tidak akan dapat memenuhi kebutuhan energi sehingga pada kondisi ini pembakaran karbohidrat akan memberikan kontribusi yang lebih besar dalam penyediaan energi.

Karbohidrat untuk mendukung kegiatan fisik akan diperoleh dari glikogen otot serta dari gukosa darah yang bersirkulasi di dalam tubuh. Simpanan glikogen otot di tubuh sangat sangat terbatas namun jumlah simpanannya ini dapat ditingkatkan melalui konsumsi karbohidrat yang dilakukan dengan strategi yang tepat tiap harinya. Glukosa darah juga terbatas namun melalui konsumsi karbohidrat serta melalui proses glikogenolisis hati serta glukoneogenesis levelnya dapat dijaga. Saat berolahraga, terutama dalam olahraga dengan waktu yang panjang atau pada olahraga intensitas moderat-tinggi, berkurangnya simpanan glikogen & turunnya level glukosa darah (hypoglycemia) merupakan salah satu faktor yang akan menyebabkan tubuh terasa lelah.

Konsumsi makanan sumber karbohidrat yang dilakukan dengan strategi dan metoda yang tepat dapat memberikan manfaat dalam membantu meningkatkan jumlah simpanannya di dalam tubuh. Peningkatan simpanan ini secara langsung akan menigkatkan ketersediaan energi sehingga juga akan memberikan efek positif terhadap peningkatan performa olahraga. Secara umum juga sudah diketahui bahwa atlet yang memulai latihan/pertandingan dengan simpanan karbohidrat yang cukup akan mempunyai performa serta ketahanan fisik yang lebih baik jika dibandingkan dengan atlet yang memiliki simpanan karbohidrat rendah. Adanya kebutuhan terhadap karbohidrat untuk menunjang aktivitas fisik yang dilakukan oleh atlet disebabkan oleh beberapa faktor utama yaitu:

Memenuhi kebutuhan energi tubuh.
Menyediakan energi dengan menjaga level glukosa darah dan mengoptimasi
  simpanan glikogen otot dan glikogen hati
Menyediakan sumber energi ‘siap pakai’ untuk mendukung aktivitas fisik.
Membantu mempercepat proses recovery setelah berolahraga

Untuk membantu meningkatkan simpanan karbohidrat tubuh di dalam tubuh atlet direkomendasikan untuk memenuhi sekitar 55-65% dari total kebutuhan energinya melalui konsumsi makanan kaya karbohidrat. Sesuai dengan tingkat aktivitas yang dilakukan oleh atlet, nilai persentase ini dapat berubah namun secara praktis kebutuhan karbohidrat ini dapat dipenuhi melalui jumlah konsumsi sebagai berikut:

konsumsi karbohidrat sebanyak 10-12 gr/kg berat badan per-harinya
apabila memiliki durasi latihan 4-6 jam perharinya.
   
konsumsi karbohidrat sebanyak 7-12 gr/kg berat badan per-harinya
saat menjalani latihan berat atau dalam persiapannya menghadapi pertandingan kompetitif
   

konsumsi sebanyak 5-7 gr karbohidrat/ kg berat badan per-harinya
saat menjalani sesi latihan ringan-sedang dengan durasi pendek.

 
Karbohidrat
Karbohidrat & Olahraga
Glikogen
Recovery

Cairan
Dehidrasi
Gejala Dehidrasi
Rehidrasi
Fluid Intake Guideline

Lemak & Protein

Mineral

Vitamin

 
 
 
 
 
 


Feed Me!

   
Copyright © 2007 PsspLabs. All rights reserved.
40141.022.Indonesia